bagus yang ternama itu seperti apa?
pada kondisi-kondisi yang dirasa krusial, ditaruh pula beberapa harapan supaya langkah tak terlalu banyak tipu daya, umpama suatu masa berlalu begitu saja. banyaknya pengharapan, ditimpa-tindih oleh para pejalan pemilik langkah. supaya arah mereka tak terlalu melesat tanpa keberartian. bukan pula payah jika pengharapan mereka patah. apalagi parah. mengatasnamakan takdir dengan keburukan adalah hal yang harus dihindarkan.
musababNya, mungkin suatu masa jadi lebih bersahabat tatkala dirinya seorang diri. kesadaran memang berada dinomor kesekian, mirip orang yang sedang kasmaran. hih.
pada dasarnya, semua menyayangi pengharapan ini. maka itu, tak ingin suatu masa berlalu cepat-cepat. takut kalau pengharapan itu patah. payah. lebih besar takutnya dibanding dengan menjalani hari-hari dengan keadaan krusial. sebuah perbandingan yang sangat amat jauh bedanya. layaknya esok bertanya, "masuk tanggal berapa??" saat pembagian rapor diumumkan.
kesekian perjumpaan, perlawanan pada keadaan krusial sudah jarang dilakukan. untuk saat ini, mereka memilih menjalankan pelan-pelan. bodoamat siput gurita cakep yang ternama itu. dibanding dengan siap-siap menyikapi sebuah masa yang sebentar lagi membalap datangnya pengharapan yang entah bagus atau bagus. bagus kedua, tetapi jarang disadari karena 'bagusnya' mungkin bukan yang diharapkan, namun bagus yang datang tanpa disebut tetapi mengikuti perlahan sesuai arah langkah.
bagus yang kedua sejatinya tetap bagus. karena turun atas izinNya. barangkali beberapa hal yang mereka anggap baik, bukan bagus menurutNya.
itu bukan payah kan?
Komentar
Posting Komentar