ah,
terkadang, dunia menitah lebih keras untuk pergi ke manapun pintu yang tersedia. ke mana saja langkah itu mengarah. tapi, diam-diam pintu itu memang sudah tertutup rapat sedari awal jadi, apakah kita perlu membobolnya? lalu memaksa masuk ke dalamnya, entah yang di dalam baik atau buruk itu? bagaimanapun, jikalau setelah membobol pintu itu di dalamnya tak ada apa-apa bagaimana? kosong melompong. sia-sia saja tenaga yang ada untuk membobolnya. sekeras apapun dan sekuat apapun untuk mendobrak, yang dibekali dengan idealisme, tetapi tanpa kesungguhan karena ia pun masih merasa ragu, apakah akan berakhir baik jika pintu itu berhasil dibuka? misalnya persetujuan untuk melangkah jauh? ah, lagi pula buat apa persetujuan itu? betul, pantas saja pintu itu terkunci. aneh. padahal keagungan itu harus dinikmati. berkelana. membentang luas. terbang tanpa batas. merasakan angin malam yang menusuk dengan lepas. semuanya tampak bebas. ah, betapa jelitanya. sayang, itu masih tertu...