Pohon Juga Bertumbuh

Aku melihat arah angin yang siang ini berbeda dari siang-siang biasanya. Hari ini, siang ini, angin terasa lebih berbeda. Udara lebih sejuk, karena hujan yang beberapa jam lalu berhenti. Menerbangkan daun-daun kecokelatan yang sudah kering di musim hujan. Dari daun yang jatuh, ada angin yang menerbangkannya. Dan ada pohon yang menjadikan rumah, dan tempat bertumbuh bersama beberapa kawanan lainnya. 

Lihatlah, pohon itu menjulang tinggi sekali, ada beberapa ranting, dedaunan, akar, batang, bunga dan buahnya. Di sana, di rumah itu, mereka mempunyai tujuan yang sama. Dari kecil, hingga pelan-pelan tinggi, lalu menjadi lebih tinggi untuk lebih sulit digapai. Itulah tujuan mereka yang sama. 

Tak ada sia-sia antara kebersamaan mereka dalam bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama, yang mereka sama-sama tuju. Meski akhirnya, ada beberapa dedaunan yang terjatuh, atau ranting yang lagi tak membersamai. Mereka sudah berguguran karena angin yang menerbangkannya. Tapi, tak ada siapapun yang sama-sama mereka salahkan. Daun tak menyalahi, angin pun sama.

Mereka saling menerbangkan mungkin jika sudah waktunya. Karena, daun pun tak bisa terus bersama berada di pohon teduh yang menjadikannya rumah. Begitulah kesamaan-kesamaan para makhluk hidup yang diciptakan. Mereka tak bisa terus-menerus untuk bersama. 

Di balik pohon yang menjulang tinggi, di balik semua yang awalnya masih kokoh, masih mempunyai tujuan yang sama untuk menjulang tinggi, dedaunan masih berwarna hijau, mereka sangat amat bekerja sama membantu rumah mereka untuk bertumbuh. Juga, dengan bantuan matahari yang terik, air yang dijatuhkan, dan kesuburan tanah. Mereka semua sama-sama membantu untuk bertumbuh dalam perannya masing-masing.

Dalam menuju tujuannya, ada yang prosesnya lama hingga bertahun-tahun. Ada juga yang memakan waktu sebentar. Tergantung cara manusia atau alam semesta yang membantu pohon untuk bertumbuh juga.

Diantara kesamaan-kesamaan itu, ada juga yang bernama manusia, yang sedang berproses menuju tujuannya, seperti pohon untuk menjulang lebih tinggi. 

Ada yang jalanannya rimbun ditumbuhi rumput-rumput ilalang. Ada yang halus tak terikat alam, atau yang dipenuhi dengan bebatuan kasar. Dari jalur manapun, nggak ada kode rahasia biar sampai duluan, nggak ada jalur yang bikin sampai duluan. ya, mungkin ada jalan yang prosesnya cepet, kayak pohon yang tumbuh. Tapi, kita semua nggak tahu, seberapa terik panasnya matahari yang bisa bikin kita tumbuh. Seberapa bisa bekerja samanya kita, dengan diri kita masing-masing. Seberapa besarnya Allah, dalam merencankan hal baiknya untuk kita. Dan, seberapa kuatnya niat kita dalam terus menerus melakukan pertumbuhan untuk mencapai tujuan kita. 

Ada hal kecil yang akan jadi besar kalau dilakuin secara terus menerus.

Semangat Bertumbuh.

Pohon Juga Bertumbuh. Manusia juga.

At last, ini akan jadi pengingatku juga, karena, aku yang menuliskannya. Dan untuk pertama kalinya, kusampaikan ini pada diriku terlebih dulu. 

Semangat kita. 


• notes 14 June 2023 

-versi audio atau podkes, bisa didengerin di spotify ! (@/ucapsenyap)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semoga; Dalam Hal Penuh Makna

bagus yang ternama itu seperti apa?

maret 2025 dan porak-porandanya