Everything Has Its Time
Hidup Penuh Sambat
"Sambat terus, apa, sih, yang di-sambat-in?"
Nggak setiap hari kita merasakan hari dengan penuh gemuruh. Nggak setiap hari kita terjatuh. Kadang, di balik semuanya tersimpan hikmah dan anugerah; yang menjadikan hidup lebih berkah.
Dari aku yang kadang masih penuh keluh, dan berusaha untuk utuh; di balik hati yang rapuh. Bohong kalau nggak berusaha untuk utuh, bohong jika aku terus menerus bertahan merasakan rapuh. Pada akhirnya, semua akan ada saatnya. Walau berusahanya mati-matian, tapi seenggaknya ada jaminan. Apapun itu, aku harap, bisa menjadikan diriku lebih baik. Lebih kuat, lebih ikhlas, dan lebih sabar.
Hidup adalah sebuah perjuangan. Seperti seorang pahlawan yang berjuang mengusir para penjajah, seperti seorang Ayah yang berjuang untuk menghidupi keluarganya, seperti seorang Ibu yang berjuang melahirkan anaknya, dan seperti manusia yang telah ada karena cinta dari kedua orang tua; dan akan berjuang dalam hidupnya masing-masing.
Kita. Kita adalah manusia-manusia itu. Kita adalah seorang pejuang yang akan berjuang untuk tetap tumbuh; di balik kecelakaan yang membuat kita terluka.
Dan semuanya ada karena cinta. Banyak sekali lagu-lagu yang berjudul tentang bermacam-macam cinta. Karena, didasari dan berdasarkan cinta. Maka, untuk tumbuh, kita harus mencintai diri sendiri. Aku mencintai diriku, kamu juga harus mencintainya. Jika tidak bisa mencintainya, hargailah. Jika tidak bisa menghargai, tolong jangan sakiti.
Seperti tanaman yang akan menumbuhkan tunas-tunas baru, dan menggantikan tanaman yang akan gugur. Manusia pun tercipta untuk menjadi seseorang berikutnya yang akan tumbuh, berkembang, dan menjadi manfaat untuk semua.
Jadi, tolong jangan rusak tunas baru itu, mereka akan tumbuh.
Makanan akan terasa nikmat setelah menahan lapar,
Minuman akan terasa jauh lebih segar, setelah menahan haus.
Dan semuanya, akan terasa lebih baik jika bersabar.
Adakalanya. Tak apa sambat-sambat, tapi semua hal ada saatnya. Berserah-lah, bersabar, lalu berusaha untuk utuh.
Komentar
Posting Komentar